Archive for November, 2008

Kontrakan baru

Posted on Thursday, November 27th, 2008 at 3:52 am

Akhirnya bisa dapet kontrakan juga. Fiuh… minggu kemaren dapet kontrakan baru yang lumayan gede and murah. 2 kamar tidur, 1 ruangan tamu, 1 ruang keluarga, 1 garasi, and 1 kamar mandi, hargane?? cukup 5,5 juta aja. Tergolong murah, karna disono ada telfon rumahnya juga, bisa masukin spidi deh.

Kontrakan baru, berarti suasana baru, lingkungan baru, dan sebuah kehidupan baru (semoga). 2 bulan terakhir aku dah mulai ngerasa stagnan ama kehidupan yang gitu gitu aja, orang yang kutemui pasti itu itu aja, dan linkungan yang juga itu itu juga. Semoga dengan kontrakan baru ini, bisa merubah cara hidupku yang kayak kalong ini. hehehehe

Malaikat juga tahu

Posted on Monday, November 24th, 2008 at 3:51 am

Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Satu bait dari lagu Malaikat juga tahu dari Dee ini kadang sering terngiang difikiranku. Sejauh mana aku tak mengetahui pengorbanan seseorang yang mencintaiku? Kadang aku merasa terlalu bodoh, karna tak pernah merasakan, tak pernah respect, tak pernah mengerti, bahwasanya orang yang mencintaiku telah berkorban begitu banyak untukku.

Selalu saja kuminta lebih perhatiannya, padahal aku tahu dia memiliki kehidupan lain selain bersamaku. Egoistis ini kadang terlalu kekanak-kanakan. Maaf sayang.

lika-liku LoNg Distance RelationShip

Posted on Friday, November 21st, 2008 at 4:07 am

Jarak yang memisahkan memang suatu rintangan yang berat dalam long distance relationship. Begitu juga yang kurasa kan. Yah… demi meraih cita-cita dan impian, mau – ga mau, suka- ga suka, kami harus menjalaninya. Rintangan datang bertubi-tubi, kadang aku kuat, namun jika situasi moodku sedang jelek aku sering merasa sangat lemah dan merasa ga mampu lagi untuk bertahan. Rasanya ingin menyerah saja dan pasrah. Berharap kalau jodoh, ya ga akan lari kemana. Tapi, sisi lain hatiku selalu ngomong, masak gitu aja nyerah. Hidup itu penuh masalah, dan dengan masalah itulah kita akan berproses menuju kedewasaan. So, aku harus yakin aku bisa.

Rintangan yang sering kami lalui dalam menjalani hubungan jarak jauh :

1. Kangen alias rindu

Rasa rindu merupakan rintangan utama. Namun, rintangan yang satu ini membuat ku sadar bahwa rasa sayang itu ada dan setiap ku rindu, rasa sayang ku menjadi teramat dalam kepadanya. Rindu itu seperti membuat ukiran syarat makna di palung hati ku dan aku menikmati rasa rindu yang kurasakan.

Rasa rindu tidak dapat hilang begitu saja seperti embun yang sirna karena kehangatan sinar sang surya. Biasanya kalo rasa rindu sedang melanda aku akan menatap foto dirinya, mendengarkan record pembicaraan kami di telfon, nelfon and smsan, chating (jrng seh…) dan yang paling sering yaitu bilang ”aku sayang kamu”.

2. Perasaan ingin memiliki dan diperhatikan yang berlebihan

Perasaan kayak gini membuat hal-hal kecil menjadi suatu masalah. Misalnya aja; telpon ga diangkat (kemana seh… ga tau apa aku kangen… ga tau apa aku mencemaskan mu…). lumrah emang, namun kalau didukung ma rasa curiga, dia akan menjadi ramuan racun yang sangat ampuh dan dengan sekejap akan terjadilah perselisihan yang tidak dapat terelakkan.

3. Overprotected

Overprotected merupakan tindaklanjut dari perasaan ingin memiliki. Bermaksud untuk melindunginya, eh ujungnya malah kesel2an. Misalnya aja neh, nyuruh dia makan (takut maagh nya kambuh). Eh…dengan enteng dia bilang ga mau, coz malas keluar. Karena BT denger alasannya kemudian diem dan ajang jutek2an pun dimulai.

Tiga di atas menduduki top list kami, tapi temanku malah punya list yang sedikit berbeda, yaitu:

4. Jelous alias cemburu

Untuk yang satu ini kami jarang ngalaminnya, mungkin bisa dihitung ma jari. Emang seh cemburu rasa sayang, tapi aku khususnya kurang tertarik dengan kata itu. Namun, bagi beberapa orang teman ku hal ini lah yang sering mereka alami. Bahkan ada teman ku yang hanya boleh menerima telfon selama setengah jam saja dari orang lain oleh pacarnya. Katanya seh, untuk menghindari sepak terjang laki2 lain. Sorry buat yang ngerasa (karena dah dijadiin sampel percobaan…he…41x)

Untuk menghindari rintangan di atas kuncinya adalah kepercayaan, jujur dan selalu berkomunikasi. Selain itu, jika kita menghadapi suatu masalah cobalah untuk selalu terbuka (ini ku pelajari dari nya) dan cari lah solusinya bersama-sama. Jangan biarkan masalah itu menumpuk dari hari ke hari, sehingga akan menjadi awan gelap yang siap menimbulkan badai.