Jarak yang memisahkan memang suatu rintangan yang berat dalam long distance relationship. Begitu juga yang kurasa kan. Yah… demi meraih cita-cita dan impian, mau – ga mau, suka- ga suka, kami harus menjalaninya. Rintangan datang bertubi-tubi, kadang aku kuat, namun jika situasi moodku sedang jelek aku sering merasa sangat lemah dan merasa ga mampu lagi untuk bertahan. Rasanya ingin menyerah saja dan pasrah. Berharap kalau jodoh, ya ga akan lari kemana. Tapi, sisi lain hatiku selalu ngomong, masak gitu aja nyerah. Hidup itu penuh masalah, dan dengan masalah itulah kita akan berproses menuju kedewasaan. So, aku harus yakin aku bisa.
Rintangan yang sering kami lalui dalam menjalani hubungan jarak jauh :
1. Kangen alias rindu
Rasa rindu merupakan rintangan utama. Namun, rintangan yang satu ini membuat ku sadar bahwa rasa sayang itu ada dan setiap ku rindu, rasa sayang ku menjadi teramat dalam kepadanya. Rindu itu seperti membuat ukiran syarat makna di palung hati ku dan aku menikmati rasa rindu yang kurasakan.
Rasa rindu tidak dapat hilang begitu saja seperti embun yang sirna karena kehangatan sinar sang surya. Biasanya kalo rasa rindu sedang melanda aku akan menatap foto dirinya, mendengarkan record pembicaraan kami di telfon, nelfon and smsan, chating (jrng seh…) dan yang paling sering yaitu bilang ”aku sayang kamu”.
2. Perasaan ingin memiliki dan diperhatikan yang berlebihan
Perasaan kayak gini membuat hal-hal kecil menjadi suatu masalah. Misalnya aja; telpon ga diangkat (kemana seh… ga tau apa aku kangen… ga tau apa aku mencemaskan mu…). lumrah emang, namun kalau didukung ma rasa curiga, dia akan menjadi ramuan racun yang sangat ampuh dan dengan sekejap akan terjadilah perselisihan yang tidak dapat terelakkan.
3. Overprotected
Overprotected merupakan tindaklanjut dari perasaan ingin memiliki. Bermaksud untuk melindunginya, eh ujungnya malah kesel2an. Misalnya aja neh, nyuruh dia makan (takut maagh nya kambuh). Eh…dengan enteng dia bilang ga mau, coz malas keluar. Karena BT denger alasannya kemudian diem dan ajang jutek2an pun dimulai.
Tiga di atas menduduki top list kami, tapi temanku malah punya list yang sedikit berbeda, yaitu:
4. Jelous alias cemburu
Untuk yang satu ini kami jarang ngalaminnya, mungkin bisa dihitung ma jari. Emang seh cemburu rasa sayang, tapi aku khususnya kurang tertarik dengan kata itu. Namun, bagi beberapa orang teman ku hal ini lah yang sering mereka alami. Bahkan ada teman ku yang hanya boleh menerima telfon selama setengah jam saja dari orang lain oleh pacarnya. Katanya seh, untuk menghindari sepak terjang laki2 lain. Sorry buat yang ngerasa (karena dah dijadiin sampel percobaan…he…41x)
Untuk menghindari rintangan di atas kuncinya adalah kepercayaan, jujur dan selalu berkomunikasi. Selain itu, jika kita menghadapi suatu masalah cobalah untuk selalu terbuka (ini ku pelajari dari nya) dan cari lah solusinya bersama-sama. Jangan biarkan masalah itu menumpuk dari hari ke hari, sehingga akan menjadi awan gelap yang siap menimbulkan badai.