<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blognya ilham dan elvi &#187; Celoteh ilham</title>
	<atom:link href="http://www.elvira-ilham.com/category/celoteh-ilham/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.elvira-ilham.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Feb 2010 23:18:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Rinduku padamu</title>
		<link>http://www.elvira-ilham.com/2009/12/rinduku-padamu/</link>
		<comments>http://www.elvira-ilham.com/2009/12/rinduku-padamu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 19:07:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham saibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh ilham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elvira-ilham.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Jalan masih panjang yang akan kita hadapi sayang, tabahlah, sabarlah. Aku akan tetap disini merindumu, setia. Kuharap kau kan baik baik saja disana menunggu kepulanganku berikutnya. Percayalah aku akan tetap sayang padamu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://farm3.static.flickr.com/2522/4166570933_1d18906ea1_o.jpg" width="500" alt="" /></p>
<p>Jalan masih panjang yang akan kita hadapi sayang, tabahlah, sabarlah. Aku akan tetap disini merindumu, setia. Kuharap kau kan baik baik saja disana menunggu kepulanganku berikutnya. Percayalah aku akan tetap sayang padamu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elvira-ilham.com/2009/12/rinduku-padamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat ulang tahun sayang</title>
		<link>http://www.elvira-ilham.com/2009/11/selamat-ulang-tahun-sayang/</link>
		<comments>http://www.elvira-ilham.com/2009/11/selamat-ulang-tahun-sayang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 00:00:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham saibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh ilham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elvira-ilham.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa 1 tahun umur blog ini. Selamat ulang tahun untuk blog ini, juga untuk kekasih tercinta. Happy birth day babe.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://farm3.static.flickr.com/2451/3948294389_a76c08ea92.jpg" alt="" /></p>
<p>Tak terasa 1 tahun umur blog ini. Selamat ulang tahun untuk blog ini, juga untuk kekasih tercinta. Happy birth day babe.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elvira-ilham.com/2009/11/selamat-ulang-tahun-sayang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>We made it</title>
		<link>http://www.elvira-ilham.com/2009/09/we-made-it/</link>
		<comments>http://www.elvira-ilham.com/2009/09/we-made-it/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 01:44:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham saibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh ilham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elvira-ilham.com/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Yups, we made it. akhirnya sebuah keputusan penting dalam kehidupan kami berdua diputuskan juga. Kami memilikih untuk melanjutkan hubungan ini ke jenjang yang lebih serius lagi. bukan hanya sekedar pacaran, tapi menjadi pendampaing hidup masing masing hingga nanti ajal menjemput. Semuanya memang berawal dariku, niatku untuk menyempurnakan setengah agama, niatku untuk melaksanakan ibadah yang lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1187/1397946217_5e29528424.jpg" alt="we made it" /></p>
<p>Yups, we made it. akhirnya sebuah keputusan penting dalam kehidupan kami berdua diputuskan juga. Kami memilikih untuk melanjutkan hubungan ini ke jenjang yang lebih serius lagi. bukan hanya sekedar pacaran, tapi menjadi pendampaing hidup masing masing hingga nanti ajal menjemput.</p>
<p>Semuanya memang berawal dariku, niatku untuk menyempurnakan setengah agama, niatku untuk melaksanakan ibadah yang lebih sempurna, niatku untuk membentuk sebuah keluarga yang berlandaskan islam. Niat baik ini yang menjadi landasan kuat mengapa aku ingin menikahinya, niat ini juga yang membuatku masih bertahan disini ditengah tengah ujian dan cobaan yang datang mendera kami, baik secara internal kami sendiri maupun dari sisi eksternal orang orang terdekat. Perjuangan ini masih di langkah awal, masih jauh perjalanan kami. </p>
<p><em>Ya Rabb, Kau lah pemilik hati dan raga kami. Kami serahkah takdir kami padaMu. Kami hanya bisa berdo&#8217;a dan berusaha. Kami yakin ya Rabb, semua usaha dan kesabaran ini akan ada hasilnya. Berilah kami kemudahan disetiap langkah yang kami tempuh.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elvira-ilham.com/2009/09/we-made-it/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berubah itu bukan tak baik</title>
		<link>http://www.elvira-ilham.com/2009/07/berubah-itu-bukan-tak-baik/</link>
		<comments>http://www.elvira-ilham.com/2009/07/berubah-itu-bukan-tak-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 17:31:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham saibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh ilham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elvira-ilham.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Berubah, yup&#8230; dah banyak banget yang berubah sekarang. Itu proses bagiku, itu adalah natural, dan gak ada yang bisa menghentikan. Semoga proses ini indah pada waktunya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berubah, yup&#8230; dah banyak banget yang berubah sekarang. Itu proses bagiku, itu adalah natural, dan gak ada yang bisa menghentikan.</p>
<p>Semoga proses ini indah pada waktunya <img src='http://www.elvira-ilham.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elvira-ilham.com/2009/07/berubah-itu-bukan-tak-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebulan lagi</title>
		<link>http://www.elvira-ilham.com/2009/05/sebulan-lagi/</link>
		<comments>http://www.elvira-ilham.com/2009/05/sebulan-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 02:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham saibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh ilham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elvira-ilham.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Gak terasa, sebulan lagi udah bertambah umur ini. 1 tahun meninggalkan umur 21 yang katanya awal dari sebuah masa yang katanya lagi &#8220;dewasa&#8221;, namun bagiku kata itu masih jauh dari harapan. Masih banyak perbaikan sikap, sifat, dan disiplin diri. Masih banyak juga mimpi yang harus dijemput. Yang paling utama sekarang adalah memperbaiki ibadah, memperbanyak ilmu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gak terasa, sebulan lagi udah bertambah umur ini. 1 tahun meninggalkan umur 21 yang katanya awal dari sebuah masa yang katanya lagi &#8220;dewasa&#8221;, namun bagiku kata itu masih jauh dari harapan.</p>
<p>Masih banyak perbaikan sikap, sifat, dan disiplin diri. Masih banyak juga mimpi yang harus dijemput. Yang paling utama sekarang adalah memperbaiki ibadah, memperbanyak ilmu agama yang ampe sekarang masih aja terasa kurang banget. </p>
<p>Beberapa bulan ini ada yang berubah didirinya. Yah.. kusadar, diri ini juga berubah banyak. Kangen rasanya dengan masa masa dulu itu, waktu masih awal awal. </p>
<p>Kini jalan udah terpampag di depan mata, silahkan ditempuh dan dijalani sebaik baiknya. Apapun yang terjadi serahkan semua pada pemilik nyawa. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elvira-ilham.com/2009/05/sebulan-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>New Moon</title>
		<link>http://www.elvira-ilham.com/2009/05/new-moon/</link>
		<comments>http://www.elvira-ilham.com/2009/05/new-moon/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 18:31:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham saibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh ilham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elvira-ilham.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Dah lama banget gak ngeblog. kerjaan numpuk, masalah juga numpuk. tapi alhamdulillah satu persatu masalah bisa diselesaikan, tinggal beberapa masalah besar saja. Yang bisa aku lakukan sekarang adalah tetap berdo&#8217;a, somga Allah swt memberikan keputusan yang terbaik untk hidupk kini]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dah lama banget gak ngeblog. kerjaan numpuk, masalah juga numpuk. tapi alhamdulillah satu persatu masalah bisa diselesaikan, tinggal beberapa masalah besar saja. Yang bisa aku lakukan sekarang adalah tetap berdo&#8217;a, somga Allah swt memberikan keputusan yang terbaik untk hidupk kini <img src='http://www.elvira-ilham.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elvira-ilham.com/2009/05/new-moon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bersih bersih dan ganti layout kamar</title>
		<link>http://www.elvira-ilham.com/2009/03/bersih-bersih-dan-ganti-layout-kamar/</link>
		<comments>http://www.elvira-ilham.com/2009/03/bersih-bersih-dan-ganti-layout-kamar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 17:43:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham saibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh ilham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elvira-ilham.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum : Sesudah :]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sebelum : </strong><br />
<img src="http://i42.tinypic.com/2cge9mf.jpg" alt="" width="600"/></p>
<p><strong>Sesudah :</strong><br />
<img src="http://i44.tinypic.com/95vh38.jpg" alt="" width="600"/></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elvira-ilham.com/2009/03/bersih-bersih-dan-ganti-layout-kamar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masalah, masalah dan masalah</title>
		<link>http://www.elvira-ilham.com/2009/03/masalah-masalah-dan-masalah/</link>
		<comments>http://www.elvira-ilham.com/2009/03/masalah-masalah-dan-masalah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 00:58:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham saibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh ilham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elvira-ilham.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Bulan ini rasanya jadi bulan paling bermasalah deh. Hampir setiap hari, ada aja masalah yang dateng, gak adari kerjaanlah, gak dari temen lah, gak dari dialah. Capek kadang kalo kudu menerima semua masalah dalam waktu yang sama, mau pecah ini kepala dibuatnya. Masalah kerjaan, sedikit demi sedikit bisa dikelarin, katalog batik itu dah kelar, hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bulan ini rasanya jadi bulan paling bermasalah deh. Hampir setiap hari, ada aja masalah yang dateng, gak adari kerjaanlah, gak dari temen lah, gak dari dialah. Capek kadang kalo kudu menerima semua masalah dalam waktu yang sama, mau pecah ini kepala dibuatnya.</p>
<p>Masalah kerjaan, sedikit demi sedikit bisa dikelarin, katalog batik itu dah kelar, hari ini ditolong ama panuwun ngirim ke padang. Beberapa web juga dah redesign. Hampir semua kelar deh. Masalah ama temen juga dah kelar dengan sempurna.</p>
<p>Nah, yang makin menjadi jadi malah masalah ama elvi. Makin hari perasaan masalah yang dateng makin berat deh, makin gede kapasitasnya, makin parah kasusnya. Entah karna apa, aku juga gak tau. Efeknya?? ya&#8230; makin parah juga. Perasaan sejak pulang kemarin, sejak hari hari terakhir dirumah ampe sekarang setiap masalah yang datang, resiko ribut dan efek ributnya makin gede aja. </p>
<p>Capek? sebagai manusia biasa pastinya aku pernah merasa capek. Ingin rasanya untuk melupakan sejenak masalah yang ada, hilang dari peredaran untuk sementara, gak ketemu atau berkomunikasi dengan orang orang yang kukenal. Ingin masuk kedunia baru dengan orang orang yang baru juga. Tapi apa daya, seorang manusia itu punya nasibnya sendiri, yang bisa diubah oleh dirinya sendiri juga. Hingga saat ini aku masih belum, dan insya allah tak akan patah arang. Aku percaya untuk mendaki gunung everest butuh waktu dan kerja keras yang ekstra, hasilnya?? adalah sebuah kebahagiaan yang bukan main main kualitasnya. Aku juga percaya, semakin keras sebuah usaha, maka hasil yang didapatkan akan sesuai dengan keinginan, malah kadang lebih, jika tidak sesuai dengan keinginan dan target, itulah yang namanya takdir, sesuatu yang tak dapat dibuah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elvira-ilham.com/2009/03/masalah-masalah-dan-masalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebulan itu</title>
		<link>http://www.elvira-ilham.com/2009/02/sebulan-itu/</link>
		<comments>http://www.elvira-ilham.com/2009/02/sebulan-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 13:09:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham saibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh ilham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elvira-ilham.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[34 hari aku berada dirumah, mulai dari tanggal 16 januari 2009 jam 3 sore, hingga tanggal 19 februari 2009 jam 10 pagi. 34 hari yang meberi sebuah lapisan kokoh untuk pondasi hidup kedepan. Dirumah, hal pertama yang ingin kulakukan adalah memiliki waktu lebih dengan keluarga besarku ; mama, papa, adik adiku, kakek, nenek, tante, om, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>34 hari aku berada dirumah, mulai dari tanggal 16 januari 2009 jam 3 sore, hingga tanggal 19 februari 2009 jam 10 pagi. 34 hari yang meberi sebuah lapisan kokoh untuk pondasi hidup kedepan.</p>
<p>Dirumah, hal pertama yang ingin kulakukan adalah memiliki waktu lebih dengan keluarga besarku ; mama, papa, adik adiku, kakek, nenek, tante, om, bu’de, pakde serta kakakku yang baru nikah bulan desember kemarin. Seingatku, inilah waktu paling banyak bersama mereka selama aku masih bisa mengingat. Yang kutahu pasti, dalam sebuah keluarga besar ada masalah masalah yang hanya diketahui orang orang tua saja. Para anak anak hanya menjadi pelengkap, kadang mereka juga malah menjadi masalah itu sendiri. Baru kali ini aku tahu masalah yang ada di keluarga besarku, mulai dari masalah keluargaku sendiri, masalah kakek dan nenek, masalah tanteku, dan masalah bu’deku. Entahlah, mungkin kemarin itulah saatnya aku diberi kepercayaan untuk mengetahui masalah masalah tersebut serta ikut memikirkan bagaimana solusi terbaiknya. Baru kali ini aku merasa diikutkan dalam sebuah masalah keluarga yang rupanya rumit, njelimet, mumet. Tapi, disinilah ajang untuk aku belajar, disinilah aku akan menimba ilmu bagaimana memiliki sebuah keluarga besar. Sebuah keluarga besar yang hanya tampak riak dipermukaan, tapi memiliki arus yang desar didasarnya.<br />
<span id="more-88"></span><br />
Dirumah juga aku belajar untuk membagi waktu bersama keluarga besar agar tak ada rasa cemburu karna tak dikunjungi. Disini juga aku banyak bertukar pendapat dengan mereka. Disini juga aku punya waktu untuk Berkumpul bersama. Waktu yang telah kuhilangkan dengan egoisnya selama 9 tahun belakangan.</p>
<p>Dirumah juga aku memiliki waktu yang lebih banyak dengan papa dan mama. Aku malah jarang berkumpul bersama teman teman yang notabenenya hanya untuk pergi tertawa tawa saja. Aku lebih sering ngobrol dengan papa, mencoba mengambil sedikit demi sedikit ilmu berdagangnya, ilmu kemandiriannya yang telah ia pelajari sejak beliau kelas 1 SD. Dengan ilmu itulah ia membiayai sekolahnya dari SD hingga tingkat SMA. Dengan itu jugalah ia mulai membangun kehidupannya sendiri yang ia mulai dari nol di kotaku sekarang. Aku juga banyak belajar akan kesederhanaanya, prinsip “ jika tak ada, ya gak apa apa, gak usah dipaksakan “ itu melekat erat diotak hingga saat ini. Dia adalah sosol ayah yang mau melakukan apa saja demi anaknya. Beliau adalah seorang pegawai BRI yang mengajarkanku bagaimana beternak ayam pedaging, bagaimana beternak itik petelur, bagaimana berladang cabe, bagaimana berladang buncis, bagaimana berladang semangka, bagaimana cara berbisnis. Sosok ayah yang baru kusadar, bahwa aku bangga memiliki dia, walau baru kusadar setalah umurku hampir menginjak umur 22 tahun. Waktuku bersama mama juga lebih banyak dari yang ada selama ini. Dialah sosok utama dalam kehidupan ini. Beliau adalah sosok yang mengajarkan aku bagaimana harus bertanggung jawab akan sebuah kepercayaan. Walau waktuku bersama mama mungkin hanya waktu makan malam, dan setelah jam 10 malam. Tapi waktu yang sedikit itu banyak memberikan aku tawa, banyak memberikanku senyum bahagia. Sesuatu yang dulu jarang akan kudapatkan selagi aku dirumah.</p>
<p>Tujuan keduaku pulang kemarin, tak lain karna elvi. Selama 4 minggu dirumah, waktu 2 mingguan kami habiskan berdua. Jarak dari rumahku kerumahnya lebih kurang 70 Km, dan tak lebih dari 3500 Km kuhabiskan diatas motor selama sebulan dirumah. Sebulan dirumah banyak mengajarkan aku hal hal baru tentang dirinya. Jujur kuakui memang selama dirumah banyak masalah yang terjadi dengannya. Kadang, sehari bisa ribut 3 kali. Tapi, disaat inilah aku belajar sebaik baiknya. Belajar bagaimana menyelesaikan masalah dengan cara mengkotak kotakkan sebuah masalah besar menjadi masalah masalah kecil yang bisa dilesesaikan secara sistematis, satu persatu. Belajar bagaimana cara untuk mengalah lebih baik lagi. Belajar bagaimana tak memaksakan kehendak sendiri. Bagaimana cara menghargai pengorbanan dirinya yang tak pernah bisa kulihat dari sudut pandangku.</p>
<p>Tujuan ketigaku pulang adalah untuk mebangun sebuah pondasi bisnis yang bisa kunikmati nanti, jika aku harus pulang dan bener bener berwitraswasta. Mencari celah celah bisnis yang bisa menjadi tambahan pendapatan. Mencari bisnis offline yang bisa kukerjakan, jika benar nanti aku akan kembali kerumah. Serta, bagaimana cara untuk memulainya. Disini peran papa sangatlah besar artinya, belaiu menjadi salah satu konsultan terpentingku. Pandangan beliaulah yang menjadi acuanku, walau kadang ada yang bisa kutambahkan dari itu. Itulah gunanya mengenal teknologi dan mengenal kota besar dengan ratusan jenis bisnis yang belum ada didaerah.</p>
<p>Tujuan keempatku adalah pemetaan hidup untuk lima tahun kedepan. Walau tak sepenuhnya berhasil, tapi paling tidak, saat ini aku telah memiliki gambaran bagaimana aku 5 tahun kedepan, aku telah memiliki sedikit gambaran apa yang akan aku lakukan, dan apa yang ingin aku capai 5 tahun kedepan.</p>
<p>Tujuan kelimaku, tak lain dan tak bukan adalah tentang kehidupan pribadiku sendiri. Setelah bertukar fikiran dengan seluruh keluarga besar, maka aku putuskan untuk menikah pada umut 24-an. Tapi, aku membuat kepada diri sendiri. Sebelum aku menginjak tahap itu, aku sudah mapan. Minimal aku telah memiliki sepetak tanah beserta bangunan diatasnya.</p>
<p>Pulang kali ini benar benar membawa sejuta manfaat bagiku. Semenjak menginjakkan kaki dijogja aku hanya berfikir untuk beraksi. Jika Cuma sebuah rencana tanpa aksi, maka rencana itu hanya menjadi sebuah pikiran basi yang tak akan berguna sedikitpun. It’s Show Time.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elvira-ilham.com/2009/02/sebulan-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagi waktu</title>
		<link>http://www.elvira-ilham.com/2009/02/bagi-waktu/</link>
		<comments>http://www.elvira-ilham.com/2009/02/bagi-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 16:14:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilham saibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh ilham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elvira-ilham.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Pulang kali ini,aku bener bener diminta untuk membagi waktu sebaik baiknya. Antara keluarga besar,persiapan buat bisnis baru, ama waktu buat ketemu ama elvi. Aku mau semuanya ngerasa seneng. Pagi2 buta abis subuh,aku kerumah tante,sekedar minum teh ama ngobrol2, coz kalo dirumah sibuk banget secara mama mo ngajar,papa berangkat ke kantor,adek adek ke sekolah. Abis ntuh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pulang kali ini,aku bener bener diminta untuk membagi waktu sebaik baiknya. Antara keluarga besar,persiapan buat bisnis baru, ama waktu buat ketemu ama elvi.</p>
<p>Aku mau semuanya ngerasa seneng. Pagi2 buta abis subuh,aku kerumah tante,sekedar minum teh ama ngobrol2, coz kalo dirumah sibuk banget secara mama mo ngajar,papa berangkat ke kantor,adek adek ke sekolah. Abis ntuh kalo ada janji ama elvi,langsung meluncur kerumahnya,n baru nyampe rumah abis maghrib. Nyampe rumah,makan malem,lalu ngobrol ama mama ampe jam 9. Kelar ntuh,meluncur ke basecamp,ngumpul ama temen2. Jam 10 malem nongkrong ditoko papa ampe jam 11 ato 12 malem. Sekali seminggu berangkat ke rumah eyang di bukittingi. Sekali sekali juga berangkat ke rumah bu&#8217;de.</p>
<p>Persiapan buat bisnis baru dimulai minggu ini. Kalo sesuai rencana,dalam 2 minggu semua udah fix. Abis ntuh,bisa santai n bisa prepare buat balik ke jogja.</p>
<p>Pulang kali ini adalah pulang yang paling nguras tenaga ama otak,tapi pulang kali ini adalah pulang yg paling bikin ati seneng coz bisa tuker fikiran ama semua keluarga besar,bisa jalan jalan ama elvi lebih sering,bisa ngumpul ama temen temen,bisa ngurusin benih benih bisnis yang dah dibawa jauh jauh dari jogja (smoga).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elvira-ilham.com/2009/02/bagi-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
